image1 image2 image3

HELLO I'M SUCI PUJIANDRI|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I LOVE TO DO CREATIVE THINGS|I'M YOUR FUTURE PSYCHOLOGIST

REVIEW JURNAL TUGAS SOFTSKILL

ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA KECIL KULINER DALAM UPAYA PENGEMBANGAN UMKM DI KOTA MANADO (STUDI KASUS USAHA KATERING MIRACLE RANOTANA WERU)
Oleh : Jemmy E.O. Rawis, Vicky.V.J. Panelewen, Arie Dharmaputra Mirah.

1.      Tujuan Penelitian
Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui gambaran usaha katering “Miracle” dan mengetahui kondisi finansial usaha katering “Miracle”.

2.      Metode Penelitian
Waktu pelaksanaan penelitian selama 2 bulan yaitu November-Desember 2015. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada usaha katering Miracle Ranotana Weru Manado. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengambilan data primer dilakukan dengan metode survey untuk mendapatkan keterangan secara jelas dan secara terinci mengenai sampel dengan panduan kuesioner dan wawancara secara mendalam kepada pemilik katering Miracle. Data sekunder diperoleh dari lembaga-lembaga yang terkait dengan penelititan. Data dikumpulkan, ditabulasi dan dianalisis untuk melihat gambaran karakteristik usaha mikro katering Miracle, untuk menggambarkan kondisi usaha responden tentang keadaan umum lokasi tempat usaha, karakteristik pengusaha, manajemen, tenaga kerja, dan pemasaran Analisis Biaya Produksi dan Keuntungan serta Analisis R/C Ratio dan B/C Ratio.

3.      Subjek Penelitian
Usaha katering Miracle Ranotana Weru di Manado

4.      Pembahasan
Usaha Katering Miracle merupakan salah satu usaha kulineryang berada di Kota Manado. Usaha ini dikelola oleh Bapak Jemmy Rawis, S.Pt yang telah berjalan selama 7 tahun, sejak tahun 2009. Usaha katering diberi nama “Miracle” yang berarti keajaiban. Usaha katering Miracle berlokasi di Ranotana Weru lingkungan VIII Manado. Produk utama usaha katering adalah produk makanan dengan citarasa yang tinggi, higienis, sehat dan segar. Dalam mengelola usaha katering miracle, kualitas produk yang ditawarkan oleh pengelola adalah paket menu makanan pesta ala restoran yang menarik dengan citarasa, berkualitas, dan penataan yang menarik.
Hasil penelitian Prabowo (2013) yang meneliti katering di kota Surabaya bahwa harga paket katering yang ditawarkan yaitu paket 1 Rp. 37.500, paket 2 Rp. 47.500 dan paket 3 Rp. 52.500. Selanjutnya dikatakan bahwa pilihan paket 1 adalah pilihan terbanyak dalam pesanan setiap bulannya. Demikian juga dengan hasil penelitian Dupa (2014) yang menyatakan bahwa harga paket katering makanan dan minuman untuk acara pesta dan kantoran pada katering Happuch di kota Surabaya yaitu Pilihan 1. Rp. 40.000. pilihan 2 Rp. 50.000 dan pilihan 3 Rp.55.000. Untuk pilihan harga paket konsumen banyak yang memilih pilihan 1. Dari hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa harga paket katering di kota Surabaya lebih tinggi dari harga paket katering di kota Manado hal ini disebabkan karena pendapatan masyarakat (konsumen) di kota besar lebih tinggi dari daerah (dilihat dari Upah Minimum Regional Surabaya dan Manado) sehingga harga yang ditawarkan disesuaikan mengikuti pendapatan didaerahnya. Hal lainnya dalam tingkat pemesanan jenis paket harga, konsumen di kota Surabaya dan Manado mempunyai kesamaan memilih harga paket yang lebih murah (Paket 1).
Selain paket makanan per kepala, usaha katering Miracle juga menawarkan menu makanan yang dapat dipesan per pan atau tempat, gunanya untuk menawarkan kelengkapan menu masakan lain diluar menu paket yang dipesan. Hal yang sama juga dilakukan oleh usaha katering di kota Surabaya. Menurut Prabowo (2013) selain pilihan paket pilihan, katering surya menawarkan aneka tumpeng, dan aneka menu makanan dos, demikian juga dengan Dupa (2014) bahwa katering Happuch menyediakan menu makanan khas daerah lainnya. Hal ini dimaksud untuk mevariasikan pilihan menu masakan guna keperluan acara baik untuk pesta atau acara kantoran seperti seminar dan lainnya. Pemasaran usaha katering Miracle selain membagikan brosur menu masakan pilihan, metode dari mulut ke mulut oleh konsumen yang telah puas menggunakan jasa dan produk katering Miracle sangat efektif. Sehingga pengelola katering terus berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk kateringnya. Hal ini sama dengan penelitian dari Prabowo (2015) bahwa pemasaran paling efektif untuk katering adalah lewat mulut ke mulut. Hal ini dilakukan oleh pihak klien yang sudah puas akan pelayanan dan produk yang ia terima. Usaha katering Miracle pada saat dilakukan peneltian memiliki 6 orang tenaga kerja upah selain pemilik yaitu suami dan istri yang juga turut berperan bekerja sebagai manajer.

Melihat struktur dan jumlah pegawai maka usaha katering Miracle digolongkan pada usaha kecil. Hal ini seperti pendapat dari Sriyani (2010) yang mengutip BPS dalam mengklasifikasikan usaha kecil berdasarkan tenaga kerja yaitu usaha kecil dengan tenaga kerja 5-19 orang, demikian juga dengan definisi dari Bank Dunia bahwa usaha kecil memiliki tenaga kerja kurang dari 30 orang. Manajemen yang dilakukan dalam usaha katering Miracle masih sangat sederhana karena usaha masih tergolong dalam usaha kecil dimana peran pekerja masih dapat membantu pada bagian lainnya untuk mencapai tujuan usaha. Kegiatan kerja usaha katering Miracle meliputi kegiatan belanja bahan makanan, pemasaran, membersihkan bahan makanan, memasak, mengantar dan menyiapkan peralatan katering di tempat acara serta kegiatan membersihkan peralatan katering setelah acara menjadi kegiatan yang harus dilakukan secara rutin dan tepat waktu.

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar